Lewati ke konten utama
depati.com
★★★★★ Official app
Iklan
Iklan

Polisi Cek Isu Penyelundupan Timah di Air Menduyung, Gudang Ikan Diperiksa

Share:

MENTOK – Polres Bangka Barat menindaklanjuti informasi yang beredar di ruang digital terkait dugaan aktivitas penyelundupan pasir timah di kawasan Dusun Anyai, Desa Air Menduyung, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat.

Informasi tersebut langsung ditelusuri jajaran Polsek Simpang Teritip dengan melakukan pengecekan lapangan pada Jumat (4/9/2026).

Personel gabungan yang terdiri dari Unit Reskrim, Intelkam, Bhabinkamtibmas Desa Air Menduyung serta sejumlah anggota lainnya menyisir kawasan dermaga dan gudang ikan yang disebut-sebut sebagai lokasi penampungan pasir timah.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang sekaligus memperoleh fakta langsung di lapangan.

Polisi Tak Temukan Timbunan Pasir Timah

Dari hasil pengecekan dan pengumpulan bahan keterangan, petugas tidak menemukan adanya penimbunan pasir timah maupun aktivitas yang mengarah pada dugaan penyelundupan.

Lokasi yang sebelumnya disebut sebagai tempat penyimpanan timah diketahui merupakan gudang penampungan ikan milik nelayan setempat.

Saat polisi melakukan pengecekan, gudang tersebut dalam kondisi kosong karena sedang dilakukan pemeliharaan terhadap fasilitas pendingin.

Petugas juga meminta keterangan sejumlah pihak di sekitar lokasi, mulai dari Kepala Desa Air Menduyung, warga hingga penjaga gudang.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, mereka mengaku tidak pernah melihat aktivitas bongkar muat pasir timah ilegal di kawasan dermaga maupun gudang tersebut.

Informasi Media Tetap Ditindaklanjuti

Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, mengatakan setiap informasi yang berkembang di masyarakat maupun pemberitaan media tetap menjadi perhatian kepolisian.

Menurutnya, pengecekan langsung diperlukan agar informasi yang beredar dapat diuji berdasarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Setiap informasi yang berkembang, termasuk pemberitaan di media, tentu menjadi perhatian kami. Kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya,” kata Yos, Minggu (6/9/2026).

Ia menegaskan langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keterbukaan dalam merespons keresahan masyarakat.

Meski hasil pengecekan tidak menemukan dugaan aktivitas ilegal seperti yang diinformasikan, polisi memastikan pengawasan di kawasan tersebut tetap dilakukan.

Patroli di Dusun Anyai Ditingkatkan

Polres Bangka Barat bersama Polsek Simpang Teritip akan terus melakukan monitoring dan patroli secara berkala di kawasan pesisir Dusun Anyai.

Pemantauan juga dilakukan terhadap informasi yang berkembang melalui media online dan media sosial.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya aktivitas ilegal sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Untuk memastikan situasi tetap kondusif, monitoring akan terus dilakukan, termasuk patroli di wilayah Dusun Anyai serta memantau perkembangan informasi di media online dan media sosial,” ujar Yos.

Polisi menegaskan setiap informasi mengenai dugaan pelanggaran hukum akan tetap ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Masyarakat juga diharapkan menyampaikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan dugaan penyelundupan atau perdagangan ilegal di wilayah pesisir Bangka Barat.

Sumber: depati.com
Share:

Berita Lainnya

Hellyana Diberhentikan Sementara sebagai Wagub Babel, Pemprov Siapkan Konferensi Pers

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu