Pangkal Pinang Cup 2026

Perihal Gotong Royong dan Ikhtiar Bersama

Dalam titah sambutannya, Saparudin menyampaikan penghargaan kepada segenap panitia serta segala pihak yang telah bersungguh hati mendukung terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menegaskan bahwasanya PKP Cup 2026 dilaksanakan semata-mata atas dasar gotong royong, tiadalah menggunakan dana APBD.

“Sepenuhnya merupakan prakarsa dari teman-teman panitia yang telah berupaya sekitar empat bulan menyiapkan acara sepak bola PKP Cup ini. Dan acara ini tidak ada dana APBD yang digunakan. Jadi semuanya adalah gotong royong dari kita semua,” ujar Saparudin.

Adapun ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para penaja dan penyokong kegiatan, antaranya Bank Sumsel Babel serta PDAM Tirta Pinang Kota Pangkalpinang, bersama beberapa perusahaan dan lembaga lain di Bangka Belitung yang sama-sama membantu menyukseskan acara tersebut.

Semarak Peserta dan Harapan Anak Negeri

Koperasi Kelurahan Merah Putih Pangkal Pinang Semakin Aman Berniaga dengan Merek Bisnis Sendiri.

Menurut Saparudin, sambutan peserta terhadap turnamen itu amatlah besar dan menggembirakan. Sebanyak 44 pasukan sepak bola dari pelbagai daerah di Bangka Belitung turut mengambil bahagian dalam pertandingan tersebut. Bahkan, beberapa pemain liga nasional serta pemain dari luar negeri turut memperkuat pasukan yang berlaga.

“Kita merasa senang dan mengapresiasi hadirnya pemain-pemain nasional maupun pemain dari luar negeri. Ini tentu memberikan semangat bagi atlet-atlet sepak bola di daerah,” katanya kepada wartawan usai pembukaan.

Beliau berharap agar PKP Cup 2026 kelak menjadi wadah pembinaan atlet sepak bola daerah, serta melahirkan pemain-pemain berbakat dari Bangka Belitung yang mampu bersaing hingga ke tingkat provinsi, nasional, bahkan antarabangsa.

“Kami berharap kegiatan PKP Cup ini akan melahirkan pesepak bola yang handal dari Bangka Belitung dan tim-tim yang kuat untuk mengikuti liga maupun kejuaraan nasional,” ujarnya.

Perhelatan Dua Bulan dan Denyut Ekonomi Rakyat

Turnamen PKP Cup 2026 dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua bulan penuh di Stadion Depati Amir Pangkalpinang. Pemerintah Kota Pangkalpinang pun mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan pertandingan serta menjaga semangat sportivitas sepanjang kompetisi berlangsung.

Selain perlawanan sepak bola, panitia turut menyediakan bazar UMKM di kawasan stadion, sebagai ikhtiar menghidupkan denyut ekonomi masyarakat sepanjang turnamen diadakan.

Saparudin memastikan bahawa pihak panitia bersama pemerintah telah menyediakan pelbagai langkah pengamanan serta pelayanan kesehatan demi kelancaran acara, termasuk ambulans, tenaga medis, dan pengamanan di lokasi pertandingan.

Harapan Menjadi Adat Tahunan

Pada penghujung penyampaiannya, Saparudin menaruh harapan agar PKP Cup kelak menjadi agenda tahunan di Kota Pangkalpinang, sehingga terus lahir atlet-atlet muda yang tangguh dari bumi Bangka Belitung.

“Insyaallah kita akan laksanakan setiap tahun acara ini agar terus lahir atlet-atlet sepak bola dari Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkalpinang,” tutupnya. (Wak

Laman: 1 2

× Advertisement
× Advertisement